Ragam Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat yang Aman

Ragam Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat yang Aman

Bagi yang memiliki alergi dengan bahan kimia, dapat menggunakan sabun cuci muka untuk jerawat berbahan alami. Hanya saja terkait efeknya memang membutuhkan proses lebih lama dan harus digunakan dengan langkah tepat.

Hingga kini jerawat menjadi salah satu masalah kesehatan kulit yang sering dianggap sebagai pengganggu. Supaya bisa segera membaik, hindari berbagai macam penyebabnya dan pilih sabun cuci muka khusus.

Daftar Sabun Cuci Muka untuk Jerawat Alami dan Aman Digunakan

Memilih sabun cuci muka harus terlebih dahulu disesuaikan dengan karakter masing-masing kulit wajah. Jangan sampai sembarangan menggunakannya karena dapat menimbulkan efek jangka panjang.

Supaya tidak salah pilih, cobalah untuk mengaplikasi beberapa rekomendasi sabun cuci muka untuk jerawat di bawah ini:

  1. Buah Pepaya

Selain dipercaya baik untuk menjaga kesehatan mata, ternyata pepaya juga mengandung zat-zat khusus yang dapat menyehatkan kulit. Bahkan tidak jarang orang memanfaatkannya sebagai sabun cuci muka bagi jerawat. Berikut cara penerapannya:

  • Kupas buah pepaya untuk memisahkan antara kulit dan daging buahnya.
  • Ambil secukupnya buah pepaya yang telah dikupas.
  • Pisahkan juga biji dari daging buahnya.
  • Lanjutkan dengan mencuci bersih agar getahnya terlarut.
  • Tiriskan sebentar untuk mengurangi kadar air cucian.
  • Pastikan terlebih dahulu memotong pepaya kecil-kecil.
  • Selanjutnya masukkan ke dalam blender.
  • Tambahkan air secukupnya, namun jangan terlalu encer.
  • Taruh jus pepaya tanpa gula ke dalam wadah.
  • Aplikasikan ke area wajah.
  • Tunggu hingga kandungan sabun pepaya diserap oleh pori-pori.
  • Bilas hingga bersih.
  • Ulangi langkah-langkah di atas secara berkala.
  1. Air Beras

Ada banyak orang yang masih belum menyadari manfaat dari air beras sehingga seringkali mereka akan langsung membuangnya sebelum memanfaatkannya. Perlu diketahui jika bahan ini disebut-sebut bisa mempercepat penyembuhan wajah berjerawat. Supaya hasilnya maksimal, terapkan langkah-langkah berikut ini:

  • Siapkan secukupnya gliserin.
  • Ambil wadah bersih berukuran kecil.
  • Masukkan gliserin, lalu tambahkan sekitar 2 sdt air beras.
  • Campurkan secara merata hingga kedua bahan tersebut larut.
  • Lanjutkan mengaplikasikannya ke area wajah yang berjerawat.
  1. Madu

Bahan satu ini dikenal kaya akan manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh maupun kulit. Jika kamu memiliki masalah dengan produk di pasaran bisa memanfaatkannya sebagai sabun cuci muka untuk jerawat. Bagaimana cara penerapannya? Begini penjelasannya:

  • Basahi wajah terlebih dahulu menggunakan air.
  • Taruh madu secara merata pada kulit untuk menutrisi bagian yang berjerawat dan area sekitarnya.
  • Saat mengaplikasikannya, barengi dengan memijat area wajah.
  • Lakukan kegiatan ini beberapa waktu.
  • Bersihkan wajah dari madu jika dirasa sudah cukup.
  • Gunakan air hangat untuk memberi hasil maksimal.
BACA JUGA:  Cara Memilih Obat Jerawat di Apotik dengan Benar

Sedikit tips yang bisa kamu terapkan adalah mencampurkan madu dengan bahan lain seperti susu ataupun perasan jeruk lemon. Di dalam bahan-bahan tersebut terkandung zat yang mendukung percepatan penyembuhan jerawat.

  1. Mentimun

Tingginya kadar cairan yang mengandung zat-zat khusus pada mentimun membuatnya cocok dijadikan sebagai sabun cuci muka untuk jerawat. Menariknya, efek segar akan terasa setelah kamu menggunakannya.

Penggunaan secara rutin dapat mengendalikan pertumbuhan jerawat baik karena perubahan hormon, stres, atau lainnya. Penjelasan mengenai cara penerapannya ada di bawah ini:

  • Pilih mentimun yang masih segar karena kandungan vitaminnya masih tinggi.
  • Sediakan timun, lalu cuci bersih seluruh bagiannya.
  • Perkecil ukurannya dengan memotong mentimun, lalu masukkan ke dalam blender.
  • Mentimun bisa dipisahkan terlebih dahulu dengan kulitnya ataupun tidak.
  • Blender mentimun sampai halus.
  • Jika terlalu kental dapat menambahkan sedikit air.
  • Ratakan jus timun yang sudah disiapkan sebelumnya ke area wajah.
  • Biarkan kandungan vitaminnya diserap oleh pori-pori kulit selama 5-10 menit.
  • Bersihkan sabun cuci muka untuk jerawat tersebut dengan air hangat.
  • Lap wajah menggunakan air bersih.
  1. Sari Apel

Fungsi utama dari sari apel adalah dapat menyeimbangkan tingkat pH sehingga akan memberikan banyak pengaruh di wajah. Cara pengaplikasiannya terbilang beragam, misalnya saja dengan menggunakannya sebagai sabun cuci muka untuk jerawat.

Meski berbentuk cair, namun sebelum menggunakannya sangat disarankan untuk mencampurkan sedikit air terlebih dahulu. Langkah-langkah penerapan lebih lengkapnya ada di bawah ini:

  • Siapkan wadah berukuran kecil, tuangkan secukupnya cuka apel.
  • Berikan air sedikit, pastikan tidak sampai terlalu mencair.
  • Aduk rata campuran tersebut, kemudian gunakan sebagai sabun cuci muka untuk jerawat.
  • Setelah selesai meratakannya pada wajah, jangan langsung membilasnya.
  • Biarkan beberapa saat, lalu bilas bekasnya dengan handuk atau kapas.

Pemanfaatan sari apel sebagai bahan untuk menjaga kesehatan kulit dapat dijadikan pilihan. Supaya mendapatkan pengaruhnya lebih baik, maka ketahui bagaimana cara penerapannya paling tepat. Di bawah ini manfaat lain sari apel:

  • Dipercaya mampu mengecilkan pori-pori sehingga tampilan lebih menarik. Selain itu saat mengaplikasikan make up membuatnya lebih menyatu dengan kulit.
  • Mempercepat pemulihan jerawat dengan cepat tanpa meninggalkan noda hitam.
  • Saat pH pada kulit seimbang, kamu akan mendapatkan manfaat berupa wajah menjadi lebih lembab dan kenyal.
  1. Minyak Kelapa

Tidak bisa asal pilih, minyak kelapa yang bisa digunakan sebagai sabun cuci muka untuk jerawat harus yang murni. Hanya saja memang dari segi harga cenderung lebih mahal dibandingkan minyak campuran.

BACA JUGA:  Faktor Penyebab Jerawat di Pipi yang Harus Dihindari

Kandungan asam laurat dan linoleat pada minyak kelapa membuatnya semakin cocok dijadikan sebagai alternatif sabun untuk cuci muka jerawat. Saat menerapkannya pada wajah tidak memerlukan bahan tambahan. Cukup lakukan teknik berikut:

  • Ambil seperlunya minyak kelapa, lalu taruk ke wadah berukuran kecil.
  • Pijat lembut area wajah sambil mengoleskan minyak kelapa.
  • Biarkan sekitar 5-10 untuk memberikan kesempatan kulit menyerap nutrisi dari minyak kelapa.
  • Bersihkan sisa minyak dengan air.
  • Sifat minyak yang licin, membuatnya cukup sulit untuk dihilangkan.
  • Bantu dengan menyekanya menggunakan handuk bersih khusus wajah.
  1. Yoghurt

Sebagai salah satu hasil fermentasi dari susu, yoghurt cocok dijadikan pilihan terbaik sabun cuci muka untuk jerawat. Kandungan di dalamnya mampu menutrisi kulit untuk mengembalikan kesehatannya.

Asam laktat dan protein yang terdapat pada yoghurt dipercaya bisa mengangkat sel-sel kulit mati. Saat jumlah bagian tersebut berkurang, maka risiko berjerawatan semakin kecil. Di bawah ini langkah-langkah penerapannya:

  • Takar yoghurt yang akan digunakan, masukkan ke dalam wadah bersih.
  • Ratakan ke seluruh area wajah.
  • Setelah pengeaplikasiannya selesa, jangan langsung dibersihkan.
  • Tunggu kira-kira 3-5 menit.
  • Bilas dengan air hingga bersih dan tidak meninggalkan bekas.
  • Kamu dapat mencampurkan sabun alami yoghurt dengan bahan lain seperti essential oil.
  1. Gel Lidah Buaya

Sudah sejak lama lidah buaya dipercaya memiliki khasiat yang baik untuk kulit karena kandungan di dalamnya dapat menyehatkan. Bukan hanya cocok untuk sabun cuci muka untuk jerawat saja, namun juga mampu menyembuhkan iritasi kulit.

Meskipun bahan ini mudah ditemukan di lingkungan sekitar karena teknik pengembangbiakannya praktis, efeknya cukup terlihat jika digunakan secara teratur. lakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Bilas wajah menggunakan air bersih terlebih dahulu.
  • Teteskan sedikit minyak esensial pada area wajah.
  • Ratakan ke seluruh bagiannya, lalu susl dengan memberikan gel lidah buaya.
  • Cara mengambil gelnya adalah membuka bagian kulitnya.
  • Sebelum itu, sebaiknya bilas lidah buaya dengan air sampai bersih agar kotorannya terlarut.
  • Tunggu beberapa saat, kemudian bersihkan dengan air kembali.
  1. Air Bunga

Beberapa orang mungkin masih belum sadar terkait manfaat dari air bunga. Berdasarkan sumber yang tersebut, bahan ini sering dimanfaatkan sebagai sabun cuci muka untuk jerawat yang minim efek buruk.

Manfaat baik dari air bunga sudah dipercaya turun temurun dari masa kerajaan hingga saat ini. Alasannya adalah kadar pH yang terkandung di dalamnya sekitar 5-6 sehingga mampu meremajakan dan menjaga kesehatan kulit.

Tips Memilih Sabun Cuci Muka untuk Jerawat

Kulit berjerawat cenderung sensitif sehingga perlu memilih produk dengan karakter yang dapat diterima oleh kulit. Sebelum menggunakan salah satunya, disarankan untuk menyimak tipsnya berikut ini:

  1. Hindari Sabun Muka yang Mengandung Scrub

Sabun wajah yang memiliki kandungan scrub di dalamnya akan membuat kulit menjadi kering. Selain itu ketika merawatnya ke wajah meski secara halus, namun tidak menutup kemungkinan bisa melukai jerawat dan mengakibatkan iritasi.

BACA JUGA:  Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami

Pada dasarnya penyematan scrub pada sabun wajah adalah untuk memudahkan proses pembersihan dari sel kulit mati yang menempel. Akan tetapi, penggunaannya tidak cocok bagi pemilik kulit berjerawat.

  1. Kandungan pH Rendah

Sedikit menyinggung terkait pH, istilah tersebut adalah lambang derajat keasaman. Hal tersebut memang perlu diperhatikan karena dapat mempengaruhi kondisi kulit apalagi untuk jenis kulit berjerawat.

Bagi pemilik kulit berjerawat, pilih sabun wajah dengan kadar pH sekitar 4,5-6,0. Jangan sampai memilih di atas atau di bawahnya jika tidak ingin memberikan efek negatif bagi kesehatan kulit jangka panjang.

  1. Periksa Apakah Terdapat Label Gentle Surfaktan atau Tidak

Penggunaan surfaktan umum diterapkan pada sabun cuci wajah dengan fungsi layaknya detergen yakni menghasilkan busa saat terkena air. Sebaiknya pemilik kulit berjerawat memilih produk tanpa zat ini.

Efek paling umum yang ditimbulkan sabun cuci muka untuk jerawat akibat kandungan zat surfaktan tinggi adalah kulit menjadi kering. Apabila dalam komposisi tidak menemukan tulisan surfaktan, coba periksa apa terdapat kata sodium laureth sulfate atau alkyl sulfosuccinate.

  1. Periksa Kandungan Bahannya

Pada dasarnya kulit terdiri atas setidaknya 5 jenis yang masing-masingnya memiliki karakteristik tertentu. Bahkan tidak sedikit yang mengalami penolakan ketika bersentuhan dengan zat tertentu.

Reaksi yang sering dialami oleh orang dengan kulit berjerawat adalah iritasi. Kandungan yang disarankan terutama jika kamu tidak menggunakan skincare adalah glycolic, salicylic acid, dan tea tree oil.

  1. Lihat Apakah Sabun Mengandung Zat Penyebab Iritasi atau Tidak

Wajah berjerawat memang cenderung sensitif dengan bahan-bahan tertentu sehingga tidak disarankan untuk memilih secara sembarangan. Pastikan untuk selalu teliti dalam memeriksa informasi sabun cuci muka untuk jerawat di balik kemasan.

Tujuan utamanya menghindari munculnya efek berkepanjangan yang memperparah kondisi jerawat. Guna memastikannya, kamu bisa memeriksa mana kandungan yang sesuai dengan kulit berjerawat atau tidak di platform-platform online.

Jangan sampai salah menentukan produk jika tidak ingin membuat kulit bermasalah. Akan lebih aman lagi jika memeriksakan nya langsung kepada ahli dalam bidangnya untuk mendapatkan saran terbaik.

Jangan sampai sembarangan menentukannya karena memberikan pengaruh buruk berkepanjangan. Memilih sabun cuci muka untuk jerawat perlu mempertimbangkan beberapa hal termasuk kandungan di dalamnya.