Obat Penghilang Jerawat Paling Ampuh Sesuai Resep Dokter

Obat Penghilang Jerawat Paling Ampuh Sesuai Resep Dokter

Obat penghilang jerawat paling ampuh diperlukan bagi orang yang sedang mengalami jerawat parah. Obat jerawat saat ini sudah dijual bebas di pasaran, namun masih ada yang tidak bisa mengatasi jerawat membandel.

Umumnya, kamu harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memperoleh rekomendasi cara menghilangkan obat jerawat dengan tepat. Apalagi jerawat merupakan masalah kulit sejuta umat.

Mengenal Obat Penghilang Jerawat Paling Ampuh

Obat penghilang jerawat yang paling ampuh dapat digunakan untuk mengobati jerawat yang membandel. Pada umumnya, jerawat muncul karena adanya pori-pori kulit yang tersumbat oleh sel kulit mati.

Penyumbatan dari pori-pori kulit ini akan membuat bakteri bisa terperangkap, sehingga menimbulkan area yang terinfeksi menjadi bengkak dan merah. Jerawat ini bisa berkembang menjadi jerawat batu jika infeksi bakteri sudah masuk ke dalam kulit wajah serta menciptakan benjolan yang isinya nanah.

Pasalnya, benjolan pada jerawat batu akan menimbulkan rasa sakit dan gatal. Apabila benjolan tersebut pecah, maka infeksi bisa menyebar dan menyebabkan lebih banyak jerawat. Jerawat batu ini akan bertahan selama bertahun-tahun dan meninggalkan bekas luka.

Ciri-ciri dan Penyebab Jerawat Batu

Ciri-ciri dari jerawat batu sebenarnya mudah dikenali jika dibandingkan dengan jenis jerawat lainnya karena ukurannya lebih besar. Jerawat batu berbentuk benjolan putih besar yang menyerupai bisul, bernanah, bertekstur lunak, serta terasa nyeri jika disentuh.

Pada umumnya, jerawat batu akan muncul di wajah. Namun, jerawat batu juga bisa menyerang area kulit tubuh lainnya, seperti punggung, dada, leher, lengan tangan, serta area belakang telinga. Selain ciri-ciri yang ada di atas, masih banyak ciri lainnya yang bisa kamu ketahui terkait jerawat ini.

Sebaiknya, obat penghilang jerawat paling ampuh harus sesuai dengan resep dokter. Hal ini karena jerawat batu umumnya dialami oleh remaja karena perubahan hormon.

Perbedaan dari penyebab jerawat biasa dan jerawat batu terletak pada hormon androgen yang memicunya. Adanya jerawat batu dipengaruhi oleh peningkatan produksi kadar hormon androgen yang ada dalam tubuh.

Bahkan, hormon androgen bisa saja merangsang kelenjar minyak untuk dapat menghasilkan sebum. Apabila kadar androgen jauh lebih banyak dibandingkan seharusnya, maka kelenjar minyak menjadi lebih aktif.

BACA JUGA:  Cara Ngilangin Bekas Jerawat Menggunakan Masker Alami

Apalagi ketika sebum yang dihasilkan oleh kelenjar minyak lebih banyak, pori-pori kulit akan mudah tersumbat dan berjerawat. Sementara itu, ketidakseimbangan hormon tubuh bisa saja dialami oleh para remaja, mulai dari laki-laki maupun perempuan.

Obat Jerawat Batu di Apotik

Berikut ini sudah ada beberapa pilihan obat penghilang jerawat paling ampuh di apotik yang bisa kamu dapatkan melalui resep dokter.

1. Benzoil Peroksida

Salah satu obat jerawat yang bisa kamu dapatkan dengan cara menebus resep dokter, yakni benzoil peroksida. Benzoyl peroxide termasuk salah satu obat jerawat batu yang mudah ditemukan.

Obat jerawat batu ini akan bekerja untuk membuka pori-pori kulit yang tersumbat, membantu membunuh kuman, dan mengurangi peradangan. Jadi bila kulit wajah kamu sensitif, maka cara menghilangkan jerawat batu bisa dengan benzoil peroksida.

2. Antibiotik Oral

Antibiotik juga menjadi salah satu jenis obat penghilang jerawat paling ampuh. Umumnya, Dokter akan memberikan meresepkan obat antibiotik sebagai cara mengobati jerawat bila jumlahnya menutupi sebagian besar kulit.

Antibiotik dapat cara mengurangi peradangan, yang bisa berkontribusi pada pembentukan jerawat. Namun, antibiotik ini tidak bisa mengurangi produksi sebum yang berlebih, hanya untuk membunuh bakteri yang tumbuh berlebihan.

Penggunaan dari antibiotik menjadi salah satu cara untuk mengobati jerawat batu dan hanya boleh digunakan dalam jangka waktu pendek. Apabila antibiotik tidak efektif, maka dokter bisa meresepkan kamu obat penghilang jerawat paling ampuh lainnya berupa isotretinoin.

3. Retinoid Topikal

Obat jerawat batu paling ampuh selanjutnya yaitu, retinoid topikal. Retinoid topikal termasuk bagian turunan dari vitamin A yang bekerja untuk mencegah penumpukan minyak serta kotoran pada folikel rambut, bahkan menghambat pertumbuhan jerawat.

Selain itu, Retinoid harus digunakan bersama antibiotik topikal agar cara kerjanya lebih efektif. Penggunaan dari retinoid harus diiringi dengan tabir surya setiap harinya. Obat penghilang jerawat paling ampuh yang mengandung retinoid tersedia dalam bentuk gel, krim, dan lotion.

Cara Menghilangkan Jerawat dengan Tradisional

Selain menggunakan resep dokter, kamu juga bisa menggunakan obat jerawat batu alami untuk meredakannya. Ada berbagai jenis obat alami seperti menggunakan es batu, lidah buaya, hingga bawang putih.

Berikut ini adalah cara menghilangkan jerawat batu dengan obat penghilang jerawat paling ampuh tradisional.

1. Kompres Es Batu

Salah satu cara untuk menghilangkan jerawat batu yaitu dengan kompres es batu. Sensasi dingin akan kamu rasakan dari es batu, karena bisa membantu mengurangi pembengkakan, rasa gatal, kulit memerah, dan nyeri. Kamu juga bisa menggunakan obat jerawat tradisional ini dengan menempelkan beberapa es batu setelah dibungkus handuk.

2. Tea Tree Oil

Tea tree oil bisa menjadi salah satu cara untuk menghilangkan jerawat batu dari bahan alami. Bahkan, penelitian sudah menyatakan bahwa dengan mengoleskan tea tree oil pada wajah sekitar 12 minggu bisa memperlihatkan hasil yang memuaskan.

BACA JUGA:  Cara Alami Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat di Wajah

Sebelum kamu akan merasakan manfaat dari tea tree oil untuk jerawat, maka bisa membersihkan wajah dengan sabun terlebih dahulu. Selanjutnya, kamu dapat mengeringkan wajah dengan menepuk-nepuknya secara perlahan menggunakan handuk. Kemudian, dapat mengoleskan tea tree oil secukupnya ke permukaan kulit wajah secara merata.

3. Lidah Buaya

Obat penghilang jerawat paling ampuh selanjutnya bisa dengan menggunakan lidah buaya. Bahkan, hasil studi sudah menyatakan bahwa lidah buaya mempunyai efek anti radang, antibakteri, serta antioksidan.

Kamu dapat mengoleskan gel lidah buaya pada area kulit yang ada jerawat batu. Kemudian, bisa diamkan selama semalaman dan bilas wajah pada keesokan paginya.

4. Mengatur Pola Makan

Mengatur pola makan bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi jerawat batu. Caranya sangat mudah, kamu bisa menghindari konsumsi susu dan produk olahan turunannya, seperti yogurt dan keju.

Selain itu, seluruh olahan yang mengandung gula alangkah baiknya perlu dihindari agar tidak memperparah keadaan jerawat. Walaupun terlihat mudah dan praktis, cara menghilangkan jerawat batu tanpa obat penghilang jerawat paling ampuh di atas tidak terbukti secara ilmiah. Sebelum kamu mencobanya, diskusikan terlebih dahulu dengan dokter kulit kamu.

Cara Mengatasi Jerawat di Rumah

Terdapat beberapa cara mengatasi jerawat baru yang bisa dilakukan, agar keadaan jerawat yang kamu alami tidak semakin parah. Berikut ini beberapa cara mengatasi jerawat dengan benar.

  1. Pertama, membersihkan wajah dua kali sehari, termasuk sesudah kamu berkeringat. Kemudian, bilas wajah dengan menggunakan air suam-suam kuku.
  2. Lalu gunakan kosmetik dan produk perawatan kulit berlabel “noncomedogenic” atau “bebas minyak”. Dengan cara seperti bini, pori-pori kulit kamu tidak akan mudah tersumbat.
  3. Selanjutnya, obat penghilang jerawat paling ampuh bisa menggunakan tabir surya atau sunscreen untuk melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari.
  4. Jangan lupa melakukan scrub wajah atau menggunakan produk perawatan yang berpotensi bisa mengiritasi kulit.
  5. Jangan juga menyentuh jerawat batu, karena bisa memperparah keadaan jerawat dan membuatnya menyebar ke area kulit lain. Bahkan, hal ini bisa berisiko menimbulkan jaringan parut di kemudian hari.
  6. Jangan stress, karena bisa membuat tubuh kamu memproduksi hormon androgen, bahkan memperburuk kondisi jerawat.
  7. Selalu melakukan pola hidup sehat, seperti mengurangi konsumsi gula, olahraga, sampai tidur yang cukup.

Jerawat batu memang tidak bisa dibiarkan begitu saja tanpa obat penghilang jerawat paling ampuh. Oleh karena itu, penting sekali mengobati jerawat sesuai yang penjelasan di atas.

Apabila obat untuk jerawat batu yang diresepkan oleh dokter tidak bisa mengatasi keadaan kulit kamu, maka dokter menyarankan tindakan medis tertentu. Pada umumnya, dokter akan merekomendasikan tindakan ekstraksi atau drainase.

BACA JUGA:  Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Secara Alami

Tindakan medis ini dilakukan untuk dapat mengeringkan dan mengangkat jerawat batu. Bahkan, bisa membantu menghilangkan rasa sakit, dan mengurangi kemungkinan jerawat akan meninggalkan bekas luka.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui lebih lanjut terkait obat penghilang jerawat paling ampuh. Umumnya, dokter akan melihat terlebih dahulu keadaan jerawat yang kamu alami.

Lalu, ia akan langsung mempertimbangkan dosis, antara 125 dan 500 miligram, yang tepat untuk kamu minum setiap harinya. Umumnya, dosis akan lebih tinggi sesuai dengan resep.

Apabila keadaan jerawat sudah cukup membaik, maka dokter akan menurunkan dosis obat antibiotik untuk jerawat ini. Antibiotik jerawat doxycycline tidak dapat digunakan sendiri, hal ini karena hanya dokter yang akan meresepkan obat penghilang jerawat paling ampuh, seperti retinoid atau azelaic acid.

Sementara itu, ada juga efek samping jika kamu menggunakan produk retinoid sebagai obat antibiotik untuk jerawat. Misalnya saja, nyeri perut, mual, sakit tenggorokan, diare, infeksi jamur vagina, ruam, pusing sampai kulit menjadi sensitif terhadap paparan sinar matahari. Bagi kamu saat ini sedang hamil atau menyusui, tidak disarankan untuk mengonsumsi antibiotik jerawat ini.

Cara Menggunakan Jerawat yang Aman dan Tepat

Obat penghilang jerawat paling ampuh hanya bisa diperoleh melalui resep dokter. Selain mengonsumsi obat-obatan tersebut, terdapat beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk merawat kulit berjerawat, yaitu:

1. Menggunakan Antibiotik sesuai Anjuran Dokter

Apabila digunakan sendiri, antibiotik justru bisa kehilangan kemampuannya untuk melawan jerawat. Saat keadaan ini terjadi, bakteri penyebab jerawat akan terus tumbuh dan berkembang menjadi resistensi antibiotik. Oleh karena itu, dokter kulit akan meresepkan obat pereda jerawat lain bersamaan dengan antibiotik.

2. Jangan Menggosok Kulit Terlalu Kencang

Pastikan juga kamu tidak menggosok kulit terlalu kencang saat sedang membersihkan wajah. Dengan menggosok kulit terlalu kencang dapat mengiritasi dan memperburuk keadaan jerawat kamu.

3. Konsultasikan dengan Dokter

Kamu tetap harus berkonsultasi dengan dokter jika pengobatan jerawat menggunakan antibiotik telah selesai dilakukan. Sementara itu, kamu juga bisa meminta rekomendasi bagaimana cara merawat kulit berjerawat yang tepat.

Hal ini dilakukan agar kulit tetap bersih dan bebas dari jerawat. Apabila kamu mendapatkan resep obat yang menghilangkan jerawat paling ampuh, maka jangan ragu bertanya langsung ke dokter.

Apalagi jika kamu belum paham betul terkait aturan pakainya. Bahkan, jika muncul reaksi efek samping tertentu yang cukup mengganggu, maka bisa langsung segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan obat penghilang jerawat paling ampuh.