Keloid Bekas Jerawat, Apa Itu?

Keloid Bekas Jerawat, Apa Itu?
Source: bing.com

Keloid bekas jerawat adalah jenis luka yang berbeda dari luka biasa. Keloid bekas jerawat adalah luka yang melebihi area luka asli dan terlihat seperti benjolan di kulit. Benjolan ini biasanya berwarna merah atau coklat dan bisa menjadi sangat luas. Meskipun tidak menyakitkan, benjolan tersebut dapat menjadi sangat mengganggu dan menjadi sumber masalah kosmetik. Namun, ada beberapa cara untuk mengobati keloid bekas jerawat.

Penyebab Keloid Bekas Jerawat

Keloid bekas jerawat disebabkan oleh kerusakan lapisan kulit yang disebabkan oleh jerawat. Ketika jerawat memburuk, sel-sel kulit mengalami kerusakan dan tubuh merespons dengan memproduksi kolagen untuk memperbaiki kulit yang rusak. Namun, dalam kasus keloid bekas jerawat, tubuh terlalu berlebihan dalam memproduksi kolagen, sehingga menyebabkan benjolan di kulit. Benjolan ini disebut sebagai keloid.

Gejala Keloid Bekas Jerawat

Gejala utama keloid bekas jerawat adalah benjolan yang berwarna merah atau coklat di daerah luka. Benjolan ini dapat tumbuh menjadi lebih luas dan menonjol lebih jauh dari daerah luka asli. Benjolan bisa sangat berbeda dari kulit sekitarnya. Benjolan juga dapat menyebabkan gatal, terkadang bersisik, nyeri dan bahkan menjadi lebih tebal.

Faktor Risiko Keloid Bekas Jerawat

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko keloid bekas jerawat adalah usia, ras, jenis kulit, lokasi jerawat, jenis jerawat, dan jenis obat yang digunakan untuk mengobati jerawat. Usia antara 15-25 tahun lebih rentan terhadap keloid bekas jerawat, terutama jika Anda berasal dari ras Afrika-Amerika, Latina, atau Asia. Jenis kulit berminyak juga memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap keloid bekas jerawat.

BACA JUGA:  Bahan Alami untuk Menghilangkan Jerawat Batu

Pengobatan Keloid Bekas Jerawat

Tidak semua keloid bekas jerawat memerlukan pengobatan. Beberapa keloid dapat menghilang dengan sendirinya. Namun, jika Anda merasa bahwa keloid bekas jerawat Anda mengganggu Anda secara kosmetik, Anda dapat mempertimbangkan beberapa pengobatan untuk mengurangi ukuran dan menghilangkan keloid. Beberapa pengobatan yang dapat Anda pertimbangkan termasuk:

  • Krim steroid.
  • Rawatan las.
  • Injeksi kortikosteroid.
  • Terapi sinar.
  • Pembedahan.

Krim steroid, rawatan las, dan injeksi kortikosteroid adalah terapi yang cukup umum dan efektif untuk mengurangi ukuran keloid. Terapi sinar dan pembedahan juga dapat membantu, tetapi kedua terapi tersebut memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi.

Pencegahan Keloid Bekas Jerawat

Anda dapat meminimalkan risiko keloid bekas jerawat dengan menerapkan beberapa cara pencegahan. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

  • Jauhkan tangan Anda dari jerawat. Jangan menekan jerawat, karena hal ini dapat menyebabkan luka lebih parah dan meningkatkan risiko keloid.
  • Gunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit Anda.
  • Hindari paparan sinar matahari berlebihan.
  • Jangan lupa untuk menggunakan tabir surya ketika Anda berada di bawah sinar matahari.
  • Hindari menggunakan produk kosmetik yang mengandung bahan-bahan kimia yang berlebihan.
  • Jika Anda memiliki jerawat, lakukan pengobatan yang tepat dan hati-hati.

Kesimpulan

Keloid bekas jerawat adalah jenis luka yang berbeda dari luka biasa. Benjolan ini disebabkan oleh kerusakan lapisan kulit yang disebabkan oleh jerawat dan tubuh yang berlebihan memproduksi kolagen. Gejala utama keloid bekas jerawat adalah benjolan di daerah luka yang berwarna merah atau coklat dan dapat menyebabkan gatal, terkadang bersisik, nyeri dan bahkan menjadi lebih tebal. Ada beberapa cara untuk mencegah dan mengobati keloid bekas jerawat, seperti menjauhi jerawat, menggunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit Anda, dan menggunakan tabir surya ketika Anda berada di bawah sinar matahari.

BACA JUGA:  Dapatkan Kulit Muda dan Bebas Jerawat dengan Makanan Sehat

VideoKeloid Bekas Jerawat, Apa Itu?