Cara Menghilangkan Bekas Jerawat di Pipi dengan Cepat

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat

Banyak orang mencari cara menghilangkan bekas jerawat yang ampuh. Jerawat termasuk salah satu masalah kulit yang banyak mengganggu, bahkan bisa meninggalkan bekas hitam. Kamu tidak perlu cemas, saat ada banyak cara yang dapat kamu lakukan.

Melalui cara ini, diharapkan wajah kamu menjadi lebih terawat dan mulus. Berikut ini ada beberapa informasi terkait cara menghilangkan jerawat.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Cepat

Sebenarnya, cara hilangkan bekas jerawat secara alami ini tidak bisa dijadikan sebagai pengobatan utama. Hal ini karena, penyembuhannya tidak terlalu maksimal, apalagi bekas jerawat yang menghitam.

Ini sebabnya, obat-obatan medis memang dibutuhkan. Namun, bila kamu ingin mencoba cara menghilangkan bekas jerawat secara alami, sebaiknya konsultasikan pada dokter agar tidak menimbulkan kerugian di kemudian hari. Berikut ini sudah ada beberapa cara yang terbilang ampuh dan sederhana, yaitu:

  1. Kompres Es batu

Es batu menjadi salah satu cara hilangkan bekas jerawat, karena berguna untuk meredakan nyeri, menghilangkan gatal, mengempeskan pembengkakan, sampai mengatasi kemerahan pada kulit. Bahkan, sebagian orang percaya, hanya dengan menempelkan es pada bekas jerawat selama 3 kali dalam sehari, dapat menghilangkannya.

  1. Kurangi Produk Susu

Mengurangi produk susu dalam menu makanan bisa menjadi salah cara menghilangkan bekas jerawat yang efektif. Hal ini karena, produk susu seperti yogurt sampai keju dipercaya menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat.

Apabila kamu sudah menghindari produk susu sekitar 3 minggu, pasti jerawat tidak akan muncul lagi. Hal ini bisa menjadi penanda bahwa jerawat yang kamu alami disebabkan karena produk susu.

  1. Hindarilah Pemanis Buatan

Anekdotal sudah mengatakan bahwa pemanis buatan bisa saja menjadi penyebab adanya datangnya jerawat. Oleh karena itu, kamu harus bisa menghindari makanan yang mengandung pemanis buatan.

  1. Oleskan Cuka Putih

cara menghilangkan bekas jerawat yang satu ini harus kamu lakukan secara hati-hati. Hal ini karena, bila kulit terkena langsung dengan cuka, maka bisa muncul iritasi. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk mencampurnya dengan air bersih. Lalu baru bisa dioleskan ke bekas jerawat yang ada di wajah.

Atasi Jerawat dengan Obat Medis

Biasanya, seseorang dokter atau dermatologis menyarankan kamu untuk menghindari berbagai cara menghilangkan bekas jerawat yang tidak terbukti efektivitasnya. Bahkan, mereka akan merekomendasikan obat medis untuk bisa menghindari adanya jerawat

BACA JUGA:  MAKANAN PENGHILANG JERAWAT

Seperti: asam azelaic, isotretinoin, antibiotik oral, spironolactone serta retinol cream. Sementara itu, dokter juga akan merekomendasikan metode penyembuhan jerawat melalui suntikan steroid.

Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Krim

Salah satu cara menghilangkan bekas jerawat, ternyata bisa menggunakan krim khusus. Meskipun tidak bisa menghilangkannya secara cepat, namun penggunaan krim akan mengurangi tampilan bekas jerawat dan merawat kulit terlihat mulus kembali. Berikut ini beberapa kandungan krim bekas jerawat yang dapat kamu beli di apotek.

  1. Asam Salisilat

Asam salisilat termasuk salah satu kandungan bahan aktif yang sering dijumpai dalam beberapa produk pengobatan jerawat. Kamu dapat menemukannya pada sebagian obat totol jerawat sampai sabun cuci muka.

Kandungan ini bisa langsung mengurangi kemerahan dan pembengkakan pada kulit. Sementara itu, juga bisa membersihkan kotoran dan sel kulit mati dari pori-pori.

cara menghilangkan bekas jerawat dengan krim yang mengandung asam salisilat terbilang sangat cocok digunakan, apalagi untuk mengurangi tampilan bekas jerawat. Meski begitu, kandungan ini bisa menyebabkan iritasi dan kulit kering.

Jadi, bagi kamu yang memiliki kulit sensitif alangkah baiknya berhati-hati. Kamu bisa melakukan tes pada kulit sebelum menggunakannya.

  1. Retinoid

Krim wajah memiliki kandungan retinol bisa menghilangkan bekas jerawat pada wajah yang efektif. Bahkan, hasil studi yang dimuat jurnal Dermatology and Therapy, mengatakan bahwa krim yang diresepkan oleh dokter akan memperbaiki tekstur kulit, mempercepat regenerasi sel, serta mengurangi perubahan warna kulit.

Meskipun begitu retinoid ternyata bisa membuat kulit kamu menjadi sensitif jika terkena paparan sinar matahari. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk mengoleskan tabir Surya atau sunscreen sebelum beraktivitas di luar ruangan.

  1. Asam alfa hidroksi (AHA)

cara menghilangkan bekas jerawat dengan Asam alfa hidroksi juga sering dijumpai dalam beberapa produk perawatan kulit. Hal ini karena kandungannya bisa mencegah penyumbatan pori-pori dan menyingkirkan sel-sel kulit mati.

Tidak hanya itu saja, fungsi AHA juga bisa mengurangi tampilan bekas jerawat yang membandel. Bahkan, AHA juga bisa mengeksfoliasi lapisan kulit yang paling atas untuk menghilangkan warna kulit tidak merata dan warna kulit kasar.

  1. Asam Laktat

Asam laktat juga sering dijumpai pada krim penghilang jerawat. Kandungan inilah yang akan bekerja dengan mengikis lapisan sel kulit mati. Hal ini berguna sekali agar memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi tampilan bekas jerawat.

Namun, asam laktat ternyata bisa menyebabkan hiperpigmentasi kulit, di mana kulit terlihat berwarna gelap. Oleh sebab itu, disarankan kamu melakukan tes pada kulit terlebih dahulu, sebelum berniat menggunakannya pada wajah.

Menghilangkan Jerawat Melalui Tindakan Medis

Apabila bekas jerawat tidak kunjung hilang, meski sudah mencoba krim penghilang jerawat. Sepertinya, kamu bisa mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit.

BACA JUGA:  Cara Layering Serum Somethinc untuk Berjerawat

Dokter inilah yang bisa merekomendasikan kamu untuk berbagai tindakan medis cara menghilangkan bekas jerawat secara cepat, seperti contoh di bawah ini.

  1. Dermabrasi

Dermabrasi adalah sebuah cara hilangkan bekas jerawat yang paling umum direkomendasikan dokter. Cara ini dilakukan dengan menggunakan alat khusus, seperti kawat kecil halus yang berputar.

Hal ini berguna untuk mengelupas lapisan atas kulit lebih dalam. Dermabrasi sangat ampuh digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat yang lekukannya tidak dalam sampai tekstur kulit berlubang.

  1. Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi hampir sama dengan dermabrasi, karena dokter menggunakan sikat khusus untuk mengelupaskan kulit. Mikrodermabrasi termasuk salah satu prosedur pengangkatan sel kulit mati yang menggunakan vakum khusus dan kristal-kristal halus.

cara menghilangkan bekas jerawat, ini dipercaya sangat efektif menghilangkan bekas jerawat yang permukaannya tidak terlalu luas.

  1. Chemical Peeling

Chemical peeling adalah cara hilangkan bekas jerawat, yang dilakukan dengan cara mengoleskan larutan kimia. Namun, cara ini membutuhkan konsentrasi tinggi agar bisa bekerja dengan baik dalam mengelupas lapisan kulit atas.

Apalagi saat ini ada beberapa macam cairan kimia yang tujuannya berbeda-beda. Namun, kandungan utama dari perawatan yang digunakan oleh dokter kulit, yaitu asam glikolat dan trikloroasetat.

Oleh karena itu, kamu disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter agar bisa menentukan jenis perawatan yang sesuai dengan keadaan kulit.

  1. Microneedling

Microneedling sendiri juga menjadi salah satu cara menghilangkan bekas jerawat yang banyak diminati. Langkah ini dilakukan dengan menggunakan jarum-jarum kecil yang ditusuk ke dalam kulit.

Hal ini dilakukan untuk merangsang produksi kolagen. Kolagen inilah yang nantinya bisa menggantikan lapisan kulit bopeng dan menghaluskan kulit.

Berdasarkan International Journal of Women’s Dermatology menyatakan bahwa microneedling terbukti dapat mengurangi kedalaman bekas jerawat. Meskipun begitu, tindakan medis ini harus kamu lakukan beberapa minggu, agar hasilnya terlihat 9 bulan ke depan.

Selain itu, kamu juga harus mengetahui bahwa microneedling dapat menimbulkan efek samping, seperti rasa nyeri, kulit kemerahan, dan peradangan. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena keadaan ini bisa mereda dengan sendiri seiring dengan berjalannya waktu.

  1. Laser Resurfacing

Laser resurfacing sama dengan chemical peeling dan dermabrasi, yaitu bekerja dengan menghilangkan lapisan epidermis. Hal ini dilakukan untuk menggantikan sel-sel kulit baru di bawahnya. Melalui, terapi laser resurfacing ini bisa memberikan hasil yang lebih cepat.

Meskipun, terapi laser resurfacing tidak cocok jika dilakukan orang yang masih mengalami jerawat. Oleh karena itu, kamu harus menjaga area kulit agar bisa ditutupi perban selama beberapa hari. Hal ini dilakukan supaya kulit bisa pulih sepenuhnya.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Bopeng

Banyak sekali orang yang menggunakan bahan alami untuk mengatasi bekas jerawat. Namun harus diketahui, sampai sekarang belum ada penelitian yang mengatakan bahan alami berefek hilangkan bekas pada jerawat

BACA JUGA:  Benarkah Serum Penghilang Bekas Jerawat Ampuh? Ini Faktanya

Jadi kamu harus memastikan sudah melakukan tes pada kulit terlebih dulu. Hal ini berguna untuk mengetahui ada tidaknya reaksi alergi yang akan ditimbulkan.

Umumnya, bahan alami di bawah ini bisa menimbulkan efek yang berbeda untuk kulit orang. Maka kamu bisa segera menghentikannya jika penggunaannya muncul iritasi atau reaksi alergi.

Berikut ini beberapa bahan alami yang menghilangkan bekas jerawat, yaitu minyak kelapa, shea butter, gel lidah buaya, madu, serta air perasan lemon

Tips Mencegah Bekas Jerawat Bopeng

Bekas jerawat memang tidak dapat sepenuhnya dicegah. Namun, tips yang ada di bawah ini bisa mengurangi risiko kemunculannya.

  1. Obati Jerawat Saat Baru Muncul

Salah satu tips mencegah bekas jerawat, yaitu mengobati jerawat saat baru muncul. Dengan mengobati jerawat setelah muncul dapat meminimalisir terjadinya peradangan, iritasi, serta tingkat keparahannya. Dengan begitu, risiko munculnya bekas jerawat bisa semakin berkurang.

  1. Tidak Memecahkan Jerawat

Memencet, dan menyentuh jerawat dapat memperparah keadaan kulit kamu. Apalagi saat jerawat dipecahkan, kotoran yang ada di permukaan kulit akan langsung masuk ke dalam lapisan kulit sehingga memperburuk peradangan.

Hal inilah yang membutuhkan, waktu lebih lama bagi kulit yang rusak untuk pulih sepenuhnya. Bahkan, cara menghilangkan bekas jerawat semakin sulit. Apabila kamu tidak sengaja memecahkan jerawat, maka lakukan penanganan secara tepat. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kerusakan kulit.

  1. Jangan Mengelupas Jerawat yang Kering

Jerawat yang sebelumnya sudah pecah, umumnya akan mengering dengan sendirinya. Saat fase ini terjadi, kamu pasti akan tergoda untuk menghilangkan lapisan kering dengan melapisi bekas tersebut. Perlu diingat, jangan lakukan hal ini karena bisa mengganggu terjadinya proses penyembuhan jerawat.

  1. Konsultasi dengan Dokter

Dalam mengobati jerawat yang tepat dan mencegah resiko munculnya bekas jerawat, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter. Hal ini dilakukan untuk memperoleh penanganan yang tepat dan akurat.

Terlebih, jika jenis jerawat batu yang proses penyembuhannya jauh lebih lama, karena perlu diatasi dengan produk perawatan khusus. Dalam mengatasi bekas jerawat batu, memang perlu penanganan dari dokter agar jerawat bisa benar-benar hilang.

Setelah kamu mengetahui cara untuk menghilangkan bekas jerawat, diharapkan tidak lagi salah langkah untuk menentukan perawatan kulit. Apabila kamu ingin menggunakan produk perawatan kulit, maka pastikan bahwa bahan yang terkandung dalam produk aman.

Selain itu, tidak akan menimbulkan alergi pada kulit kamu. Namun, jika kamu masih memiliki pertanyaan seputar cara menghilangkan bekas jerawat, maka bisa bertanya dengan dokter terlebih dahulu.